Kampung Teluk Mesjid Melaksanakan Muskam, verifikasi dan validasi data penghapusan kemiskinan ekstrim 

Siak Pos.com (Sungai Apit) – Pemerintah Kampung Teluk Mesjid, melaksanakan kegiatan musyawarah kampung (Muskam) verifikasi dan validasi data penghapusan kemiskinan ekstrim tahun 2023. Acara berlangsung di gedung serba guna Kampung Teluk.Mesjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Jum’at (27/1/23)

Turut Hadir Kasi Kesos Kecamatan Sungai Apit Ibu Afma Syuryani, S.IP, Pj. Penghulu Kampung Teluk Mesjid Ramli, S.Pd, Ketua Bapekam Teluk Mesjid Musliadi, S.Pd.I, TKSK Kecamatan Sungai Apit Tarsono, serta Kadus, RK/RT anggota Bapekam, para Tokoh, masyarakat.

Pj. Penghulu Kampung Teluk Mesjid Ramli, S.Pd dalam sambutannya, menyampaikan Bahwa masalah kemiskinan ini bukan terjadi di Kampung kita saja, tapi hampir di semua Kampung yang ada di Kabupaten Siak, bahkan kemiskinan sudah menjadi masalah Nasional, jangan ada terjadi kesimpang siuran data kemiskinan yang pada umumnya untuk mendapatkan bantuan.

Bacaan Lainnya

Untuk itu saya berharap dengan adanya pertemuan hari ini supaya kita dapat bersama – sama mensosialisasikan kepada masyarakat, mendapatkan solusi untuk memecahkan masalah kemiskinan di Kampung Teluk Mesjid ini, sehingga dapat menjadi contoh kepada Kampung lain. Harap Pj. Penghulu Kampung Teluk Mesjid Ramli

Dalam kesempatan itu, Camat Sungai Apit yang diwakili oleh Kasi Kesos Kecamatan Sungai Apit  Afma Suyani, S.IP,  mengucapkan terima kasih, sehingga acara kegiatan Muskam dapat terlaksana. Kami berharap semoga Muskam ini dapat menjawab segala persoalan, menampung aspirasi, baik usulan data baru bagi masyarakat miskin dan penghapusan data miskin ekstrim bagi masyarakat di Kampung Teluk Mesjid ini, “Ungkapnya”.

Hal senada juga disampaikan Tarsono TKSK Kecamatan Sungai Apit data Bapenas yang kami dapat bahwa untuk Kampung Teluk Mesjid data masyarakat miskin tahun 2022 masih sebanyak 183 orang, dan untuk data miskin ekstrim saat ini masih berada di angka 33 orang. Adapun salah satu kategori miskin ektrim itu bagi masyarakat yang berpenghasilan sebesar Rp.11.000,- perhari tiap orang, Ujarnya.

Hal tersebut juga di benarkan oleh seorang supervisor SLRT Afarizan, pada saat Validasi data miskin ekstrim di Muskam Kampung Teluk Mesjid. Ianya menyampaikan kepada peserta rapat Muskam apa bila tidak ada di nyatakan penghasilan tiap warga sebesar Rp.11.000,- perhari, maka data warga miskin ektrim di tahun 2023 sudah tidak di temukan. Ungkapnya (Indra)

Pos terkait