Siak Pos.com (Sungai Apit) – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, sejumlah partai mulai memanaskan mesin menyiapkan kadernya memperebutkan kursi legislatif serta melakukan penjaringan bakal calon legislatif (bacaleg) di tingkatan Kabupaten, Provinsi dan Ri (Pusat).
Salah satunya yang akan bertarung dalam Pemilihan Legislatif 2024 adalah Lia Watika Politisi kelahiran Kampung Parit I/II usia 30 tahun silam ini mencoba bersaing dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Kabupaten Siak Daerah Pemilihan I meliputi Kecamatan Siak, Mempura, Bungaraya, Pusako, Sabak Auh dan Sungai Apit
Lia Waktika mengatakan dirinya ditetapkan sebagai fungsionaris calon anggota DPRD Kabupaten Siak
Partai Nasdem menetapkan saya sebagai Fungsionaris yang dipersiapkan sebagai bakal calon anggota DPRD Kabupaten Siak, penetapan tersebut masih dalam proses seleksi. sekarang kebijakan partai menetapkan bakal calon, yang mana Dapil 1 Kecamatan Siak, Mempura, Bungaraya, Pusako, Sabak Auh dan Sungai Apit Nantinya itu akan menjadi 11 Nama Calon yang akan ditetapkan bertarung,” tuturnya, Sabtu (25/2/23).
Wanita yang kerap disapa Lia ini optimis mampu mendongkrak suara partai. Mudah-mudahan dengan keseriusan kita ini, suara partai akan bertambah. Syukur-syukur kursinya juga tambah,” ungkap Lia
Semua kehidupan masyarakat tidak luput dari keputusan politik. Salah satunya soal Pemberdayaan Perempuan, Ekonomi kreatif dan Pertanian yang akan menjadi fokus program saya kita tahu betul semua itu tidak lepas dari keputusan politik. Maka kesejahteraan masyarakat ini harus kita perjuangkan melalui jalur politik,” katanya.
Lia juga menghimbau kepada generasi muda untuk tidak takut bersuara. Literasi anak muda lebih maju dibanding mereka yang saat ini sudah generasi tua. Hal itu menjadi modal utama mengisi ruang politik yang saat ini membutuhkan banyak pembenahan. Wajah Indonesia hari ini tergantung pada generasi mudanya. Maka kreatifitas dan ide mereka harus diwadahi dengan baik.
Tentunya kita akan berupaya untuk mencari jawaban atas setiap keluhan ataupun aspirasi dari masyarakat. Dan tidak itu saja, apabila aspirasi masyarakat itu dirasa adalah suatu hal yang sangat urgent atau sangat mendesak sekali, saya akan berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkannya sehingga aspirasi warga tersebut bisa terwujud, Ungkap Lia (***)





