Siak Pos.Com (Sungai Apit) – Sempena menyambut bulan Suci Ramadhan, Semua Umat muslim yang Berada di seluruh dunia ini Sudah tentu Akan menyambut nya dengan Senang Dan meriah.Namun sangat berbeda dengan yang satu ini, apa yang di alami Mungkin ini sudah malang bagi nya. Namun sangat berbeda dengan nasib Selamat (54), sehingga dirawat kerumah sakit umum karena mengalami patah tulang bahu sebelah kiri akibat sangking banyaknya jalan lintas Kampung Teluk mesjid menuju ibukota Kecamatan Sungai Apit yang berlobang.
Selamat, (54) warga Dusun 5 parit Makmur kampung Teluk Mesjid, Terpaksa di larikan kerumah Sakit Umum Pekanbaru karena mengalami patah Tulang Bahu Sebelah Kiri.
Yang mana kejadian tersebut bermula Selamat dari parit makmur menuju kepasar Sungai Apit, bertujuan untuk membeli belanja Untuk persiapan menyambut Bulan Suci Ramadhan, Jum’at, 01/03/2022. Sekitar 3.45.wib.
Sangking banyaknya jalan yang berlobang sehingga diri nya hilang kendali untuk menghindari lobang tersebut dan tiba tiba ia Terjatuh bersamaan dengan kendaraannya
” Ia benar benar terjatuh dengan kendaraan nya karena termasuk lobang yang berada di bahu jalan dekat kampung Harapan. Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, hal ini saya benar benar tidak bisa untuk menghindar lobang tersebut, karena. Sakin banyak nya lobang berada di bahu jalan,” ungkap selamat kepada awak media
Salah seorang Tokoh masyarakat M, juga berharap dan menginginkan supaya jalan yang begitu banyaknya Lobang agar segera di perbaiki.
Kami atas nama masyarakat kecamatan Sungai Apit, memohon kepada instansi terkait Agar segera memperhatikan jalan di kampung kami yang begitu parah sekali Rusak nya, adapun jalan yang rusak dari kampung parit I/II hingga menuju Kampung Teluk Mesjid. Pungkas M
Senada juga di sampaikan oleh Muhamad Andri (25), anak dari pada selamat ,korban jatuh yang mengalami patah Tulang Bahu Disebelah kiri. Maka dari itu kami berharap kepada pemerintah terkait, Untuk segera membenahi atau menutupi lobang lobang yang terlalu banyak di bahu jalan.
Ini sudah terjadi kecelakan menimpa Orang Tua saya, jangan sampai tunggu korban yang lain lagi, baru akan di perbaiki jalan tersebut .Tutup Andri (Indra)




