Siak Pos.com (SIAK) – Dandim 0322/ Siak ( Letkol Inf M. Faisal Effendi, S.I.P. menghadiri
Video Conference bersama Mendagri, Menkeu, Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung mengenai Dampak Kenaikan Harga BBM, bertempat di Ruangan Live Room Siaga 112 Kantor Bupati Siak Jl. Sultan Ismail Kel. Sei Mempura, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak. Senin, 05 September 2022.
Hadir dalam Video Conference itu, Mendagri RI ( Prof. Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A, Ph.D ). Mensos RI ( Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T. ).Menaker RI ( Dr. Dra. Hj. Ida Fauziyah, M. Si. ). Mendes PDTT RI ( Dr. Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M. Pd. ) Panglima TNI diwakili Pa. Sahli TK. III bidang Ekkudag ( Marsda TNI Andi Kustoro, SE. ). Kapolri ( Jendral Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.si. ).Jaksa Agung RI ( Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H, M.M. ).Seluruh Pimpinan Daerah se Indonesia melalui virtual.
Kegiatan dihadiri ini juga di hadri Wakil Bupati Siak ( H. Husni Merza, BBA, MM. ). Kapolres Siak diwakili Kapolsek Siak ( AKBP Ronald Sumaja, S.I.K. ).Kajari diwakili Oleh Kasi Kajari Siak ( Dharmabella Tymbasz, S.H, M.H. ). Assisten II ( Hendrisan, S.sos, M.si. ).Kepala UPD Kab. Siak.
Mendagri RI Prof. Drs. H. M. Tito Karnavian, Dalam Conference itu mengatakan, Komunikasi publik jangan membuat masyarakat panik dengan kondisi situasi saat ini. Aktifkan TIPD tim agar sinergi dan konsisten dlm melaksanakan fungsi dan tugas, Aktifkan satgas pangan yang dipimpin langsung oleh Sekda masing-masing daerah.
“BBM subsidi harus tepat sasaran ke masyarakat yang tidak mampu untuk masyarakat miskin 80% dari Rp. 502 Triliun perlu pengawasan oleh Pemda dan bantuan dari pihak-pihak penegak hukum lainnya.”ujarnya.
Selanjutnya Mendagri RI juga mengatakan, Laksanakan gerakan penghematan energi masyarakat harus cermat dalam penggunaan energi. Gerakan tanam pangan cepat panen seperti penanaman cabe, jagung dan tanaman lainnya. Laksanakan kerja sama antar sesama pimpinan daerah
Mensos RI Dr. Ir. Tri Rismaharini, mengatakan, Pihak nya mempunyai sekitar 70 Ribu pendamping di seluruh Indonesia untuk melakukan pengecekan dan verifikasi data penerima Bansos di lapangan. Pihaknya siap untuk menjemput bola untuk memfasilitasi para penerima bantuan yang kondisinya tidak memungkinkan untuk datang ke Kantor Pos.
Menaker RI Dr. Dra. Hj. Ida Fauziyah, menyapaikan, Bansos BBM ini akan diberikan kepada lebih kurang 20.6 Juta keluarga penerima manfaat dan diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat agar daya beli masyarakat menjadi lebih baik.
“Ada 3 Bansos yang disiapkan oleh Pemerintah Antara lain :
1. Bantuan Langsung Tunai ( BLT )
2. Bantuan Subsidi Upah ( BSP )
3. Subsidi Transportasi”ujarnya.
Mendes PDTT RI Dr. Drs. H. Abdul Halim Iskandar mengatakan, Adapun pemanfaatan realisasi Bansos tersebut digunakan untuk penyaluran dana PKH tahap l dan ll kepada 10 Juta keluarga. Bansos memang di desain apabila harga BBM dan Listrik tidak bisa tertahan atau harus dilakukan adjustment sehingga butuh bansos tambahan.
Kapolri Jendral Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo Juga mengatakan, Ada 3 Provinsi di Indonesia dengan jumlah UNRAS tertinggi yaitu Sulawesi Selatan 21 titik, Jawa Timur 16 titik, dan DKI Jakarta 13 titik.
“Provinsi dengan jumlah UNRAS terbanyak yaitu DKI Jakarta 12.450 Org, DIY Yogyakarta 2.200 Org, dan Sulawesi Tenggarara 1.850 Org. Laksanakan pendekatan secara maksimal terhadap masyarakat yang akan menerima bantalan sosial untuk tidak melakukan UNRAS karena mereka sudah menerima manfaat nya.”Katanya.
Panglima TNI diwakili Pa. Sahli TK. III bidang Ekkudag ( Marsda TNI Andi Kustoro mengatakan, Kepala daerah tidak perlu ragu-ragu untuk melaksanakan pemasokan yang di butuhkan untuk masyarakat, pihak TNI akan selalu siap membantu kepala daerah yang ada untuk mendampingi pemasokan yang dilaksanakan nanti nya.(***)





