Siak Pos.com (Pelalawan) – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 40 tergabung smart Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggadakan sosialisasi anti bullying Sekolah Dasar Negeri (SDN) 008 , Desa Mulya Subur, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Jumat (4/8/2023) kemarin.
Kegiatan KKN Mahasiswa UMRI ini dalam aksi dengan tema ayo berani lawan bullying di bimbing oleh DPL Bapak Zul Azmi, SE. MSi. Ak. CA. CSRS. CSRA
” Tujuan kegiatan ini untuk mengurangi tindak kekerasan pada anak. Juga untuk menciptakan suasana kondusif di lingkungan sekolah. Apalagi, sekarang kan marak tindakan bullying di lingkungan sekolah,” tutur Arini Wulandari, kelompok 40 Mahasiswi fakultas hukum UMRI ini .
Arini Walandari berharap, kasus bullying terhadap anak harus ada pendampingan begitu juga pencegahan bullying, dampak bullying dan langkah-langkah perlindungan hukum bagi korban bully. “Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai langkah awal pencegahan tindakan perundungan/pembullyan di lingkungan pendidikan tingkat SD khususnya, “sambung Arni
Dalam kegiatan sosialisasi bullying ini di turut juga hadiri Mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau sekaligus ikut mengisi acara sosialisasi anti bullying
Sementara Penanggung jawab KKN UMRI kelompok 40 Yosi menyampaikan kegiatan aksi bullying ini bentuk pengabdian masyarakat. ” bentuk tanggung jawab sebagai mahasiswa untuk genarasi kedapan, harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat menjadikan siswa paham terkait larangan dan dampak bully guna mewujudkan sekolah bebas bullying, ” katanya
Kegiatan ini di sambut hangat dari Kepala Sekolah SDN 008 Desa Mulya subur, Abdul Rojak S.pd, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif Mahasiswa KKN SMART UMRI KELOMPOK 40 dalam membantu sekolah meningkatkan pemahaman tentang kesehatan mental dan bahaya bullying.
Dalam acara tersebut para siswa terlihat begitu antusias dengan materi yang diberikan secara komunikatif oleh pemateri . Sebanyak 80 siswa yakni kelas 5 dan 6 ini dibuka oleh pihak sekolah yang sangat menyambut baik adanya kegiatan ini.
Beliau berpesan dengan adanya kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi langkah awal pencegahan kenakalan anak hususnya kasus pembullyan di lingkungan pendidikan.
Diakhir acara diadakan kuis, pembagian Hadiah, para siswa memiliki antusias dan respon yang baik selama kegiatan sosialisasi berlangsung, dan sesi para siswa banyak berinteraksi dan menjawab dengan antusias terhadap pertanyaan pertanyaan yang diberikan.
“Semoga kegiatan sosialisasi Anti bullying yang dilaksanakan di SDN 008 Desa Mulya subur menjadi langkah awal yang baik dalam menciptakan generasi yang lebih sadar, berani melawan bully dan peduli terhadap kesehatan mental serta mampu membangun lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang bagi semua anak, ” tandas mahasiswa fakultas hukum UMRI.(Man)





