Siak Pos.com (Sungai Apit) – Dengan adanya pemberitan di beberapa media online yang terkait SPBU Nomor: 16 287 061 yang berada di Kampung Teluk Mesjid Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, secara terang-terangan telah melayani dan memberikan pengisian atau pembelian BBM Bersubsidi dalam jumlah yang besar dan banyak dengan menggunakan Jerigen untuk usaha eceran, diduga tanpa dokumen lengkap
Sementara itu, pihak SPBU Teluk Mesjid, tidak menepis penjualan BBM ke masyarakat dengan menggunakan jerigen. Kamis (23/11/23).
Lanjut, dari pihak SPBU atau APMS tidak menafikan penjualan pakai jerigen untuk masyarakat yang jauh dari SPBU atau APMS yang mempunyai rekomendasi dari Lurah ataupun Kampung setempat

” Kami hanya melayani pembelian jerigen berasal dari Kampung kampung yang masih wilayah kecamatan sungai apit dan itupun wajib menunjukkan surat rekomendasi dari Penghulu Kampung, dan kami juga mengutamakan pengendaran setiap pengisian BBM dari pada jerigen”ujar pihak SPBU atau AMPS
Sementara itu Muspani warga Tanjung Kuras kepada awak media ini mengatakan sangat kecewa terhadap pemberitaan yang tersebar di beberapa media online terkait pembelian BBM Bersubsidi dalam jumlah yang besar dan banyak dengan menggunakan Jerigen untuk usaha eceran, diduga tanpa dokumen lengkap
“Yang mana warga Kampung Tanjung Kuras juga membutuhkan BBM, tak mungkin warga hanya membeli BBM 1 liter pergi ke SPBU, kita selaku usaha juga ada rekomendasi dari Penghulu Kampung agar kita dapat membeli BBM di SPBU untuk kebutuhan dan permudahkan masyarakat kampung,” ungkapnya

Kita berharap kepada pemerintah dan Pertamina agar tidak mempersulit kami sebagai masyarakat kecil yang berusaha jualan BBM eceran mendapatkan BBM di SPBU karena kami juga membantu dan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan BBM di pelosok kampung. Harap Irfan
Hal senada juga disampaikan warga Mengkapan Amran dengan adanya SPBU atau APMS Teluk Masjid sangat terbantu, dengan ada nya penyisian minyak menggunakan pakai jerigen ungkap Amran
Ditempat yang sama, Masyarakat Kelurahan Sungai Apit Faizal (53) mengatakan selaku konsumen saya sebagai masyarakat tidak setuju dengan pemberitaan yang tersebar oleh beberapa media online yang mengutamakan jerigen dari pada kendaraan, karena setiap kali mengisi BBM tentu yang di dahulukan kendaraan dari pada jerigen, dan tak mungkin kami isi minyak 1 liter ke SPBU atau AMPS yang jauh berkilo-kilo dari sini. Ungkap Faizal (Indra)




