PT. Imbang Tata Alam berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam

Siak Pos.com (Meranti) – Merbau merupakan sebuah kecamatan yang berada di kabupaten Kepulauan Meranti yang memiliki ibu kota di Teluk Belitung. Kecamatan Merbau merupakan kawasan penghasil minyak bumi dan gas alam
Dimana didesa lukit kecamatan Merbau berdiri sebuah perusahaan raksasa yang bergerak di perminyakan dan gas yaitu PT. Imbang Tata Alam yang mana perusahaan Imbang Tata Alam ini merupakan anak perusahaan (EMP) Energi Mega Persada Tbk
Disamping PT. Imbang Tata Alam mengelola hasil minyak dan gas bumi dikurau. PT Imbang Tata Alam juga menjalankan program program yang menjadi fokus perusahaan yakni
*Pelestarian Alam : Perusahaan ini menjalankan program pelestarian alam yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal untuk menjaga kelestarian hutan, sungai, dan sumber daya alam lainnya.
* Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan:  PT Imbang Tata Alam bekerja sama dengan petani, nelayan, dan masyarakat lokal lainnya untuk mengembangkan produk-produk yang ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
* Inovasi Berkelanjutan : Perusahaan ini menerapkan inovasi berkelanjutan dalam setiap aspek pembangunan, menggunakan teknologi ramah lingkungan untuk mengurangi dampak negatif terhadap alam dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan tidak merusak ekosistem dan keanekaragaman hayati.
Dengan Program ini, PT Imbang Tata Alam berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Yang mana PT Imbang Tata Alam memberikan pembinaan terhadap Koperasi Jasa Usaha Mandiri Syariah (KJUMS) di Merbau yang mana saat ini sudah berkembang pesat, dari modal awal 24 juta dan sekarang aset sudah mencapai 4.6 miliar
Dimana saat Tim Field Trip dan Lomba Karya Tulis Jurnalis sambangi Koperasi Jasa Usaha Mandiri Syariah (KJUMS) di  Merbau, Samaun Pendiri sekaligus pengurus KJUMS Merbau, menjelaskan dimana masa itu masyarakat Merbau kesulitan pada saat harus mengirimkan uang atau transfer keluar daerah, sehingga warga mau tidak mau harus pergi ke kota Selat panjang ataupun ke kota Bengkalis.
Pada akhirnya warga bermusyarawah untuk mewujudkan suatu lembaga keuangan mikro yang bisa menyelesaikan masalah ini, dan akhirnya disepakati bentuk lembaga yaitu koperasi.
Adapun Konsep yang kita ambil sebagai acuan adalah Grameen Bank di Bangladesh. Jadi tidak hanya membantu pengiriman uang bagi masyarakat namun juga bisa membantu membiayai usaha yang dijalankan warga sekitar Merbau ini,” ujarnya Rabu (17/9/2025).
Dimana tahap awal, masyarakat yang setuju mulai mengumpulkan modal awal hingga dapatlah dana senilai Rp 24 juta. Kemudian koperasi ini mendapatkan pembinaan langsung dari PT Energi Mega Persada (EMP) Malacca Strait, yang kini sudah berganti nama menjadi PT. Imbang Tata Alam.
Setelah berjalan, koperasi mulai menawarkan produk bisnis berupa tabungan pendidikan ke sekolah-sekolah di Kecamatan Merbau, lalu dari dana tabungan nasabah itu disalurkan menjadi dana pembiayaan usaha warga sekitar mulai dari Rp500.000 hingga jutaan rupiah, bahkan puluhan juta

Terkait perkembangan tabungan pendidikan, sejak diluncurkan 2007 silam dimulai dari kerjasama dengan 3 sekolah, hingga kini pada tahun 2025 sekitar 18 sekolah mulai tingkat TK sampai SMA di Merbau sudah menjalin kerjasama program tabungan pendidikan tersebut, dengan dana terkumpul mencapai Rp600 jutaan. Manfaat bagi siswa yang menabung diantaranya mendapatkan hadiah berupa alat tulis pada momen kenaikan kelas. Kemudian ada juga tabungan idulfitri yang memberikan manfaat kepada nasabah berupa parsel Lebaran.
Selama enam tahun berjalan dengan perjuangan yang cukup panjang, Koperasi Jasa Usaha Mandiri Syariah (KJUMS) Merbau pada 2013 akhirnya bisa mandiri dan tidak lagi bergantung kepada dukungan EMP atau yang disebut dengan PT. Imbang Tata Alam.
Dimana sebelumnya mendapatkan bantuan berupa pelatihan, pendampingan, sampai sewa kantor. Sekarang berkas bisnis yang dijalankan koperasi ini terus berkembang, asetnya sudah bertambah dan tersebar di berbagai lokasi di Merbau. Diantaranya lahan perkebunan sagu seluas  lebih kurang 20 hektar
Yang mana seluruh nilai aset KJUMS Merbau saat ini sudah mencapai angka Rp 4,6 miliar, dan ini terus berkembang pesat, dari modal awal yang hanya Rp 24 juta pada tahun 2007 lalu.
Namun Berkat kerja keras dan dukungan dari seluruh anggota, KJUMS Merbau telah meraih beragam penghargaan bergengsi dari berbagai tingkat mulai kabupaten hingga tingkat provinsi dan bahkan pemerintah pusat.
Untuk mengawasi jalannya operasional koperasi ini, ada pengawas internal dan pengawas dari dinas koperasi setempat, serta pernah juga dilakukan audit secara profesional yang didatangkan oleh EMP kepada pengelola. Hasilnya laporan keuangan KJUMS Merbau masuk kategori wajar tanpa pengecualian atau WTP.

Field CSR Officer PT Imbang Tata Alam, Arip Hidayatuloh mengatakan Setelah terbentuk Koperasi Jasa Usaha Mandiri Syariah, EMP atau PT Imbang Tata Alam membimbing dengan serius, melalui penugasan ahli sebagai pembimbing dan pengarah jalannya operasional serta bisnis KJUMS Merbau. Lalu diberikan bantuan komputer, dan pelatihan bagi pengurus koperasi.
perusahaan itu mulai melakukan studi etnografi pada 2006 dengan menggandeng Universitas Indonesia, diantara hasilnya diketahui masyarakat setempat membutuhkan pendampingan kelembagaan, pengembangan skill, dan lembaga pembiayaan.
Dimana konsep Grameen Bank yang diadopsi itu oleh masyarakat dibuat lembaga berbentuk koperasi. Kami gak bantu uang tapi mengajak masyarakat ikut serta mengambil peran dengan iuran sampai terkumpulnya modal awal koperasi ini, ujarnya
Memang Target  perusahaan memberikan pendampingan kepada Koperasi Jasa Usaha Mandiri Syariah selama 10 tahun, namun hanya dalam waktu 7 tahun lebih cepat dari yang kita target dan pada akhirnya koperasi tersebut berjalan secara mandiri, dengan nilai aset saat ini yakni sampai diangka Rp 4, 6 miliar.
Dukungan PT Imbang Tata Alam terhadap pengembangan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di sekitar operasional perusahaan, tidak hanya pada bidang perekonomian saja, tapi juga kepada aspek lingkungan disekitar operasional perusahaan PT Imbang Tata Alam
PT Imbang Tata Alam berkomitmen untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan, termasuk kawasan pesisir Kecamatan Sungai Apit, kabupaten Siak
Yang mana PT Imbang Tata Alam juga memberikan pembinaan atau pendampingan terhadap  wisata Magrove Sungai Bersejarah (BSM) dikampung Kayu Ara Permai, Kecamatan Sungai Apit, kabupaten Siak, Provinsi Riau dan  menawarkan ekowisata yang menggabungkan konservasi dan pengembangan ekonomi masyarakat pesisir
Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah terletak di Desa Sungai Kayu Ara Permai, Kabupaten Siak, Riau. Destinasi wisata ini menawarkan pemandangan alam yang memesona dengan hutan mangrove berusia puluhan tahun dan luas sekitar 25 hektare.
Trek Jelajah Pengunjung dapat berjalan-jalan di trek sepanjang 450 meter yang dibangun oleh Kelompok Konservasi Laskar Mandiri dan PT Imbang Tata Alam
Pemandangan Alam, Hutan mangrove yang rimbun dengan pepohonan tinggi dan ranting yang menjadi tempat hinggap burung-burung kicau. Dan Pengunjung dapat bersantai di gazebo-gazebo kayu di pinggir trek.
Arip Hidayatuloh menuturkan bahwa Ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap kelompok-kelompok binaan, bagaimana kita memanfaatkan alam menjadi sebuah karya
Dimana waktu itu, PT Imbang Tata Alam berkolaborasi bersama Laskar Mandiri Mangrove Sungai Bersejarah melaksanakan pelatihan batik Mangrove ECO print di Mangrove Sungai Bersejarah
Ada puluhan kelompok yang menjadi peserta pelatihan yang hadir dari dua kabupaten, Kabupaten Siak yaitu Mangrove Lestari (Mengkapan), Mangrove Alow Sungai Bunsow (Bunsur), Mangrove Ako Hijau (Lalang), Pangkalan Badak (Sungai Kayu Ara), Mangrove Sungai Bersejarah (Kayu Ara Permai)
Sedangkan peserta yang datang dari Kabupaten Kepulauan Meranti ada kelompok Mangrove Sungai Merambai, Mangrove Imbang Mandiri, Mangrove Khazanah Hijau Pesisir, Mangrove Formula dan Telaga Air Merah
Selain itu juga Kelompok Jabatan Fungsional Dosen (KJFD) administrasi pembangunan program studi administrasi publik universitas Riau Unri juga melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di ekowisata mangrove Sungai bersejarah
Wisata Magrove Sungai Bersejarah (BSM) binaan PT Imbang Tata Alam ini juga pernah di kunjungi Sebanyak 35 orang dari Proforest, sebuah Non Government Organization (NGO) atau organisasi kemasyarakatan adapun peserta berasal dari sembilan negara yakni Belanda, Prancis, Spanyol, Inggris, Brazil, Kolombia, Mexico dan Ghana serta Malaysia.
Pengunjung dapat belajar tentang jenis-jenis mangrove dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
PT. Imbang Tata Alam adalah perusahaan yang berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam. Melalui program pelestarian alam, inovasi berkelanjutan dalam pembangunan, pengembangan ekonomi berkelanjutan, dan komitmen terhadap kualitas hidup, PT Imbang Tata Alam berusaha untuk memberikan dampak positif bagi alam dan masyarakat sekitarnya. Dengan berbagai penghargaan dan prestasi yang diraih.(Indra)

Pos terkait